Sabtu, 25 Januari 2014

iPhone 5 bisa setara dengan iPhone 5s

Membuat iPhone 5 Memiliki Performa Setara dengan iPhone 5S

Sebagian pendapat sempat mengatakan bahwa iPhone 5S digadang-gadangkan sebagai standar baru dari sebuah smartphone hebat, bagi para perusahaan kompetitor Apple. Namun bila ditilik lebih jauh lagi, semua keunggulan yang ada di ponsel ini ternyata telah bisa digunakan di iPhone 5.
Simak daftar tips yang akan membuat iPhone 5 kamu memiliki performa setara dengan iPhone 5S, seperti yang saya kutip dari Cnet,.
Install iOS 7
iPhone 5S sudah pasti akan beroperasi dengan sistem iOS 7. Namun tahukah kamu apabila sistem operasi ini juga akan bisa digunakan di iPhone 5? Ya, Apple dikabarkan akan segera merilis iOS 7 pada 18 September mendatang dan sudah bisa mulai digunakan oleh iPhone 5.
Prosesor berkecepatan tinggi
Prosesor 64 bit A7 harus diakui memang menjadi salah satu andalan Apple di iPhone 5S. Dengan daya pemrosesan tingkat tinggi, niscaya smartphone ini akan bisa bekerja secara optimal. Namun pertanyaannya adalah, apakah kamu pernah merasakan kinerja yang lambat dari iPhone 5? Apakah iPhone 5 pernah melambat dan mengecewakankalian ?
Kemunculan prosesor A7 tidak serta-merta membuat iPhone 5 menjadi lebih lambat. Secara umum, iPhone 5 masih bisa digunakan secara optimal. Sejauh ini, saya juga belum mendengar adanya keluhan apa pun seputar performa dari iPhone 5.
Meningkatkan kualitas kamera
Kamera pada iPhone 5S patut diakui menyimpan sejuta potensi untuk tampil terdepan, dibandingkan para kompetitor di kelasnya. Keberadaan sensor baru, memungkinkan kita untuk mengambil gambar meskipun berada di dalam kondisi yang kurang pencahayaan  (low-light). Selain itu, fitur two-tone flash juga akan meningkatkan akurasi warna.
Tentu saja fitur-fitur tersebut tidak terdapat di dalam iPhone 5. Namun, bukan berarti kamu tidak bisa menyiasatinya. Kamu hanya perlu mengunduh beberapa aplikasi yang akan mampu meningkatkan kualitas pengambilan gambar. Salah satu yang terbaik adalah aplikasi Cortex Camera. Aplikasi ini akan meningkatkan kualitas pengambilan gambar, meski berada di dalam kondisi low-light.
Terkait dengan kemampuan pengambilan gambar slo-mo, aplikasi SloPro juga dapat membuat iPhone 5 kalian memiliki kemampuan untuk mengambil gambar gerak lambat.
Warna emas
iPhone 5S berwarna emas atau gold champagne, tentu telah merebut perhatian massa saat pertama kali dibocorkan. Namun lagi-lagi, kamu tidak perlu membeli ponsel tersebut untuk dapat menggunakan sebuah iPhone emas. Kalian hanya perlu membeli skin baru yang membuat ponsel cerdas milik Apple ini tampil memukau.
Fingerprint scanner
Untuk fitur yang satu ini, kita patut mengakui inovasi yang dibangun oleh Apple. Dengan membangun teknologi Touch ID dan ditanamkannya di dalam tombol “Home”, Apple menawarkan sistem keamanan terbaru yang diklaim akan lebih baik dari penggunaan password. Namun, apakah fitur ini tidak bisa didapatkan di iPhone 5? Tentu saja bisa!
Satu hal yang perlu kalian lakukan hanyalah mengunduh aplikasi bernama Mood Finger Scan. Dengan aplikasi tersebut, kamu tidak hanya akan mendapatkan sebuah sistem keamanan lewat pemindaian sidik jari, tetapi juga bisa mendapatkan prediksi dari mood kalian. Sayang, aplikasi ini tampaknya hanya akan bisa digunakan di iPhone 5 ke bawah.
Apakah Touch ID di iPhone 5S bisa membaca mood penggunanya? Kita tunggu saja.
Poin-poin di atas hanyalah deretan tips yang bisa membuat iPhone 5 Jerukers memiliki performa setara dengan iPhone 5S. Semoga bermanfaat! (AS)

Apple 5s


Salah Satu Aplikasi yang menarik adalah Swift Key.
Mengetik di iOS akan semakin mudah dan cepat. Aplikasi keyboard pihak ketiga terpopuler di Android, SwiftKey, dilaporkan segera hadir di iOS. Kabar tersebut beredar setelah akun pembocor informasi @evleaks memposting tweet berisikan SwiftKey Note for iOS.
Menurut laporan The Verge, SwiftKey Note itu kemungkinan adalah aplikasi pengganti catatan yang ada di iOS. Aplikasi tersebut juga membawa fitur prediksi kata SwiftKey ke dalam keyboard. SwiftKey Note juga diyakini bukanlah aplikasi keyboard yang berdiri sendiri seperti yang ada di Android. Dugaan tersebut menguat karena Apple memang tidak mengizinkan developer mengakses inti software iOS. Dengan kata lain, developer hanya diperbolehkan membawa keyboard sendiri di aplikasinya. Artinya, menurut laporan tersebut, dalam aplikasi SwiftKey Note akan ada keyboard SwiftKey, keyboard yang berbeda dengan bawaan iOS. Keyboard SwiftKey itu hanya muncil di dalam aplikasi SwiftKey Note, tidak di semua aplikasi iOS.
Selain aplikasi tersebut, SwiftKey sebenarnya juga memiliki aplikasi catata lain yang disebut SwiftKey Healthcare. Aplikasi ini dikhususkan untuk para dokter agar lebih cepat membuka catatan dengan kumpulan kosa kata khusus dunia medis. SwiftKey Healthcare ini sudah ada di iPad dan tablet Android. Jadi SwiftKey Note merupakan aplikasi catatan yang ditujukan ke pengguna yang lebih universal dengan keyboard khas SwiftKey.








Jumat, 24 Januari 2014

Radio Operator

Syukurlah...hari ini masih di beri nafas hidup oleh Yang Maha Esa.

Berikut ini saya postkan lokasi tempat saya bekerja sebagai salah satu karyawan yang berkecimpung di dunia pengeboran minyak,  Lokasinya sendiri di Laut Natuna kepulauan Riau ladang minyak negara yang di kelola oleh Conoco Phillips. Proyek ini sendiri sudah berjalan selama hampir 6 tahun dan akan berakhir pada bulan Maret 2014 nanti.

Fleet yang kami gunakan adalah jenis barge semi tender seperti gambar di bawah ini.
Rig West Berani saat di lokasi Conoco Phillips. Gambar diambil waktu senja hari.



Rig West Berani saat difoto dari Helikopter



Jumlah P.O.B ( Passengger On Board ) di fleet kami maximum 140 orang, jumlah yang masih sedikit di banding fleet Semi Sub atau Drill Ship.



Add caption
Rig ini disebut semi sub dan sedang di gendong saat rig move

Schedule kerja adalah 28/28. Artinya 28 hari Off, 28 hari On. Hal ini sedikit banyak mempengaruhi pola hidup saya keseharian dimana saya harus berpisah selama 28 hari dengan keluarga dan berkumpul selama 28 hari jika tiba masa Off. Menurut kamu apakah pola kerja seperti ini ideal atau tidak ?

Karena kebanyakan karyawan berdomisili di Jakarta maka untuk mencapai lokasi kerja kami harus di terbangkan dengan pesawat carteran oleh operator ladang dalam hal ini Conoco Phillips ke sebuah pulau yang bernama " Matak ".


Aku dan beberapa teman sekerja berpose dulu sebelum menaiki pesawat


Lama perjalanan dari Jakarta ( Halim Perdanakusuma ) ke pulau Matak di tempuh dengan waktu sekitar 2.5 jam. Berangkat sekitar jam 04.30 dini hari dan sampai sekitar jam 06.00 pagi.

Didalam pesawat dilayani pramugari yang ramah. Kapasitas penumpang max 50 orang


Setelah proses embargasi selesai maka kami akan di berikan boarding pass dan mengikuti safety briefing helikopter sebelum pergi ke lokasi kerja.

Mengikuti induction sebelum bekerja



Seperti inilah sebagian pulau Matak yang kami Singgahi. Nampak depan dari Messroom ( Galley )

Depan galley..sering dilewati sejenis komodo yg merupakan hewan ciri khas pulau ini


Setelah selesai menonton Video Safety Briefing Helikopter kemudian menunggu nama Call Sign Helikopter yang akan berangkat, Sementara menunggu teman teman pada nongrong dulu di luar Ruangan.



BBMan dulu sebelum dipanggil ke helikopter.


Kami memakai helikoter jenis Sikorsky S 76 C++ yang berpenumpang total 14 orang termasuk Pilot dan Co.Pilot. Lama perjalanan biasanya rentang waktu antara 20 sampai 25 menit. Tetapi ada juga Platform yang di tuju cukup jauh dan sudah berbatasan dengan Malaysia Seperti platform DPP.A LGP.



Crew Helidek berpose sejenak bersama pilot diatas helidek.
Seperti yang ceritakan tadi bahwa schedule kerja adalah 28/28 hari. Jadi kegiatan sehari hari adalah bekerja selama 24 jam dengan pembagian dua shift. satu shift bekerja selama 12 jam dengan dipotong waktu coffe time serta makan siang/malam selam 2 jam, sehingga efective waktu kerja adalah 10 jam. ( Bandingkan dengan waktu kerja di pabrik yang efektif hanya 7 jam di potong jam istirahat dan kebanyakan libur di hari Sabtu dan Minggu ). Sedangkan waktu kerja di Offshore tidak mengenal hari libur dan hari raya seperti di industri manufaktur yang selama ini kita kenal.sebab di dalam  kontrak kerja Oil dan Gas telah jelas tertulis mengenai kesepakatan waktu kerja tersebut yang secara sadar dan tanpa unsur paksaan telah di setujui bersama secara tripartit. Itulah sebabnya waktu libur selama 28 hari di darat adalah benar benar waktu untuk istirahat dan untuk menebus waktu kerja selama 28 hari di lokasi kerja.

Tetapi walaupun pada hari raya seperti Natal dan Idul Fitri, semua karyawan tetap melakukan tugasnya masing masing, perayaan tersebut tetap dilakukan di atas kapal walupun secara sederhana.







Makan...makan....dan makan...!!!


Maka tidaklah heran jika setiap tiba masa medical chek up bagi karyawan rata rata mengidap kolesterol tinggi...hehehehe... Memang rata rata menu makanan diatas rig itu selalu begitu, melimpah dan bahkan terkadang sampai berlebihan dan di buang begitu saj ke dalam bak sampah. ( Jadi teringat saudara saudara kita yang kekurangan makanan.) Jika seandainya bisa di salurkan kepada mereka daripada terbuang sia sia karena tidak habis dimakan, Makanan dan minuman disiapkan setiap 6 jam selama 24 jam dan jika tidak habis maka dibuang jadi makanan ikan di laut.

Rata rata sejak dahulu awal industri Oil dan Gas dimulai seluruh pekerja dari Pimpinan puncak sampai di bawah adalah di dominasi oleh laki laki, tetapi akhir akhir ini dunia kerja yang keras ini pun sudah mulai di masuki oleh kaum hawa.

Seperti inilah lay out drill pipe di lihat dari atas crane.



Rata rata mereka adalah  engineer dalam bidangnya dan di pekerjakan sebagai service company buat operator proyek ini. ( Percayakan anda bahwa cewe' ini pernah ke Rig kami ? )


Wanita tangguh seperti ini patut di tiru, namanya Ni Made Wilasari..Engineer Directional Driller.
.

Banyak yang bilang bekerja diatas kapal khususnya di atas rig sangat susah dan berbahaya, Ada benarnya sih, sebab sebelum naik ke kapal aja harus terlebih dahulu punya sertifikat dasar seperti H.U.E.T, Sea survival, Emergency respon dan lain lain. Dan tentu saja harus lulus test kesehatan sesuai dengan standard yang di minta oleh pihak perusahaan, semua itu saling membutuhkan dan saling melengkapi, kalau tidak lulus test kesehatan maka semua sertifikat tidak ada gunanya dan sebaliknya, belum lagi bagi orang yang punya penyakit "home sick", penyakit yang membuat seseorang terlihat galau berat ketika tahu ada ditengah tengah laut tanpa ada daratan di sekitarnya tidak bisa pulang kerumah menengok anak istrinya sesuka hatinya. Saya sendiri pertamakali naik ke rig 15 tahun yang lalu juga begitu. Airmata sempat turun saat saya sadar saya sudah berada entah di dunia mana, yang terlihat hanya peralatan berat dan laut.teringat rumah dan ingin pulang...tapi apa daya, saya lihat teman teman lain yang sudah lama bekerja biasa biasa saja tanpa beban sehingga saya jadi malu untuk bersikap cengeng walaupun dalam hati berkata seperti ini " Ya Tuhan jika boleh saya dapat pekerjaan yang tidak seperti ini ya Tuhan, saya tidak sanggup berpisah dari keluarga ya Tuhan,..kirim aku balik lagi ya Tuhan.."     Benar benar saat itu pergumulan yang sangat berat buat saya pribadi. Tetapi itu terjadi hanya beberapa hari saja, setelah bekerja bersama teman teman yang lain lambat laun perasaan cengeng itu menghilang dan di ganti dengan semangat untuk bekerja demi keluarga. Ya, satu satunya alasan kami para lelaki ini bekerja dengan keras adalah untuk keluarga tercinta, maka tanpa memikirkan yang lain saya bekerja sekuat tenaga sesuai dengan kemampuan yang saya punya di atas rig, banyak suka dan duka memang, tetapi itu adalah harga yang harus di bayar sebagai akibat dari tanggung jawab kita sebagai seorang pekerja yang bekerja untuk mendapatkan upah yang akan dipakai untuk memenuhi kebutuhan hidup.